entah apa ini dah takdir ilahi membiarkan kaki ini melangkah di perantauan kota yang bukan kelahiran ku yang lain, biasa untuk mencari suatu perubahan hidup yang lebih mendekati kepuasan batin ini. Kaki ini melangkah berat saat ak harus menampakkan hidup dengan habitus ak yang baru, yang sampai-sampai aku harus membiasakan diri ini. Manis asem dan pahit ak rasakan di kota gudeg ini....
Pahit karena ak harus menjadi berkenalan dengan seorang penjual dari harga diri manusia..
Asem karena ak harus menjadi manusia yang bimbang untuk menentukan sikap hidup ini
Manis karena ak berkenalan dengan temen-temen baru dan kenangan yang terindah
Ini cerita pengalaman ak life in Yogya selama 2 bulan.. tunggu saja ceritanya. Mudah2an jadi pembelajaran dan pengetahuan bagi yang membaca.
ReplyDeletehidup memang takdir ilahi..kita ga bisa menentukan takdir tersebut...kita juga tidak tahu mau melangkah kemana kaki ini..yang kita tahu hanya intuisi kita aja..seseorang ga tahu harus kemana..apakah dia masih bisa tinggal dikota yang dia cintai atau juga dia mempunyai intuisi yang kuat untuk bisa merantau..
ReplyDeletememang sedih meninggalkan kota yang amat kita cintai..apalagi harus jauh dari seseorang yang kita cintai..HIDUP MEMANG MISTERI ILAHI..kunci dari semua ini adalah SABAR DAN PERCAYA DIRI AJA...
hidup memang pilihan...ada dua jalan..futur dan kebaikan..InsyaAllah kalo jalan kebaikan yang kita pilih dimanapun itu pasti akan ada harapan disana.
ReplyDelete